Profil PP Manbaul Ulum

Profil

Pondok Pesantren Al-Mubarok Mambaul Ulum Parit Percis Kubu Raya, didirikan pada tahun 1990 oleh KH. Ahmad Wafiuddin. Sebagai salah satu pondok pesantren yang ada di Kalimantan Barat Sejak berdirinya menempatkan diri sebagai wadah pendidikan 7yang bercirikan ahlussunnah wal jama’ah bagi masyarakat, untuk mendidik putra-putri Indonesia yang berguna dan bermanfaat bagi masyarakat serta bangsa Indonesia. Putra-putri ini dibina menjadi generasi yang berilmu amaliyah dan beramal ilmiyah serta mempunyai keterampilan dalam mengisi pembangunan masyarakat dan negara, terutama di dalam pendidikan dan dakwah.

Pondok Pesantren Al-Mubarok Mambaul Ulum berkembang dan maju dengan menambah pendidikan formal di lingkungan pesantren, di antaranya adalah Madrasah Tsanawiyah dan Sekolah Menengah Atas

Sejarah

Pada sekitar tahun 1990-an, di Jl. Parit Percis Desa Permata Jaya Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat tersebutlah nama KH. Ahmad Wafi, seorang tua yang alim dalam hal agama. Banyak penduduk sekitar yang belajar mengaji kepadanya, khususnya para pemuda-pemudi. Pada awalnya, mereka mengaji berangkat dari rumah dan lama-kelamaan ada yang mulai bermukim. Dengan semakin bertambahnya santri, maka pada tahun 1997 KH. Ahmad Wafi berkeinginan untuk mendirikan sebuah pondok pesantren dengan tujuan menampung santri-santri yang datang dari daerah jauh.

Pondok pesantren tersebut diberi nama “Mambaul Ulum” yang berarti Suber Ilmu. Pemberian Nama Oleh KH. Ahmad Ghozali MF lanbulan, Al-Mubarok  Yang artinyan Yang Barokah Tafaulan Pada nama PP Al-Mubarok Lanbulan Sampang yang jadi Manhaj kurikulum  PP Al-Mubarok Mambaul Ulum Pondok ini dibangun diatas tanah seluas 25 x 50 meter, milik beliau sendiri. Bangunan tersebut sangatlah sederhana dengan berupa dinding-dinding yang terbuat dari papan kayu Khas Kalimantan (gubug). Pada saat itu pengajaran masih menggunakan sistem klasik yakni bandongan dan sorogan. Dan pada sekitar tahun 2000-an sistem tersebut baru berganti menjadi sistem Madrasah Diniyah yang mengenal kelas berjenjang (kelas 1 sampai kelas 6 Ibtida’iyyah).

Karena di pondok pesantren tersebut khusus diajarkan pelajaran agama saja, sedangkan situasi saat itu ilmu pengetahuan dan teknologi mulai digemari masyarakat, maka Ibu Kh. Ahmad Wafi berinisiatif untuk membekali santri dengan ilmu pengetahuan umum. Untuk itu, pada tahun 2009 beliau mendirikan Madrasah Tsanawiyah dengan kurikulum Depag RI. Dan sebagai wujud keberhasilan beliau dalam mendirikan lembaga ini, maka bangunan pondok yang dulunya hanya berbentuk bambu, sudah berubah menjadi bangunan bertembok. Kemudian pada tahun 2012, beliau mendirikan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai upaya agar santri bisa melanjutkan sekolah umum di Pondok Pesantren Al-Mubarok Mambaul Ulum

Untuk menguatkan status kepemilikan pondok tersebut, maka sekitar tahun 2009, Ibu Hj. Fatimah mertua KH. Ahmad Wafi memberi status waqof, untuk pembangunan kelas-kelas Formal menjadi milik Allah dan dipakai semata-mata untuk kepentingan agama Islam.

Sejarah membuktikan bahwa peran dan sumbangan pondok pesantren tidaklah kecil terhadap hajat “ mencerdaskan kehidupan bangsa” sumbangan itu lebih Nampak besar lagi bila kita saksikan betapa pondok pesantren yang berdiri secara tradisional atas prakarsa dan partisipasi masyarakat melalui semangat lillahi ta’ala masih tetap eksis ditengah gelombang medernisasi dan globalisasi

Saat ini, Madrasah Diniyah terdiri dari kategori Madrasah Salafiyah Ibtidaiyyah Seluruh santri yang berada di pondok pesantren wajib mengikuti Madrasah Salafiyah dan tidak boleh hanya mengikuti sekolah formal saja.

Dewan guru madrasah Salafiyah terdiri dari lulusan pondok-pondok pesantren salaf seperti Pondok Pesantren Al-Mubarok Lanbulan, Pondok Pesantren Lirboyo, Pondok Pesantren Raudlotul Ulum Malang, Pondok Pesantren Darullughoh wa Da’wah, Pondok Pesantren Salafiyah 2 Bangil, dan juag mengambil Guru Tugasan dari Lanbulan Sampang madura. Sehingga para lulusannya, Inshaa Allah dapat menghadapi dan bertahan atas segala perubahan dan permasalahn yang ada di dunia ini.

Pendidikan

Adapun lembaga Pendidikan yang dikelola oleh Pondok Pesantren Al-Mubarok Mambaul Ulum antara lain:

Pendidikan Formal

  1. Madrasah Tsanawiyah Mambaul Ulum
  2. Sekolah Menengah Atas Ulul Azmi

Pendidikan Nonformal

  1. I’dadi
  2. Madrasah Salafiyah Ibtida’iyyah
  3. Halaqoh Tsanawiayah
  4. Kajian kitab Kuning
  5. Al-Asas Mitode Cepat Baca Kitab kuning
  6. Qiro’ati Mitode Cepat Baca Al-Qur’an
  7. Taman pendidkan Al-Qur’an
  8. Tahfidzul Qur’an
  9. Tilawatil Qur’an

Ekstrakurikuler

  1. Kursus Komputer
  2. Kursus Jahit
  3. Pengembangan Qashidah dan Hadrah
  4. kaligrafi
  5. Pengembangan Bahasa arab
  6. Musabaqah
  7. Pidato 3 bahasa
  8. Kaligrafi

Fasilitas

  1. Ruang Belajar : 16 ruang
  2. Ruang Laboratorium Komputer : 1 ruang
  3. Ruang jahit : 1 ruang
  4. Ruang Perpustakaan : 1 ruang
  5. Ruang BP/BK : 1 ruang
  6. Musholla : 2 ruang putra-putri
  7. Aula : 1 ruang
  8. Kantor : 2 ruang
  9. Kamar Mandi/WC : 12 putra-putri
  10. Gudang : 2 ruang
  11. Ruang Asrama Santri : 12 kamar putra-putri
  12. Koperasi : 1 ruang
  13. Puskestren : 1 ruang
  14. Dapur : 3 ruang